Tuesday, March 10, 2009

Sujud-Mawi Feat KRU


Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud


Jika direnung kembali
Dari kehidupan
Pelbagai halangan kutempuh penuh cabaran
Tiada satupun ku hadapi dengan senang dan
Tiada satupun ku hadapi dengan tenang

Tapi ku bersyukur
Di saat ku murung
Ku musikkan dalam kedua telapak tangan
Semangat yang dah luntur
Harapan yang dah terkubur
Diberi arah tukku teruskan

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……

Hanya mampu sujud…..


Pernah kulihat mereka
Yang hilang segalanya
Insan yang tersayang
Atau harta benda
Pancaroba bencana juga malapetaka
Adalah sebahagian ujian dunia

Di sebalik kesusahan
Tidak letih mengerti erti kesenangan
Harusku akur dengan apa yang telah dikurnia
Barangkali esok semua berubah

Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit cerah bersinar
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit mendung tak bercahaya


Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup


Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……

Hanya mampu sujud…..

P/S : Sesungguhnya bersabarlah dgn segala dugaan dan bersyukurlah dgn segala nikmat yg dikurniakan......

Monday, March 9, 2009

Welcome back....

Assalamualaikum dan salam sejahtera...

Hari ni dah 10 Mac..cepat btul masa berlalu..aku dh dkt 2bln x update blog..sorry la pd sape2 yg menanti post yg seterusnye(macam la ramai yg baca blog aku)..byk peristiwa yg berlaku dlm bln Feb aritu..yg paling besar of course exam 2nd seasonal ktorg..alhamdulillah aku rase ada sikit peningkatan..hope it will be better in 3rd seasonal nnti..

Tutup cite exam..lps exam ktorg meneroka India kejap..even hanya ke Eagle Eye..cukup la nk lari dr hostel kejap..haha..nnti aku letak gmbr2 ktorg kt sana..

Sekarang ni plak tgh hangat ngan Inter-batch..even aku x masuk pape pun..x minat la nk join..sorry...

Ni lg 1 perkara nk cite..aku bru lps usha blog uncle aku..die ltk gmbr anak die yg xsempat lg aku nk tgk..dh besar bdk kecik tu..aku pun xtau bile la aku bleh jmpe baby tu..and to Pokja.."Sorry..tag ari tu x jawab lg..nnti kak jwb ek"..

Lastly, blum terlambat nk ucapkan Selamat Menyambut Maulidur Rasul..

Saturday, January 31, 2009

Housemen lack basic know-how

Diambil drpd NST 01-02-09
By : Annie Freeda Cruez


insidepix1

KUALA LUMPUR: Some medical universities, both local and overseas, are churning out doctors who cannot carry out common medical procedures, have no proper clinical exposure, cannot communicate effectively and cannot even take down the history of patients properly for diagnosis and treatment.

Senior medical consultants in government hospitals are now saddled with the task of having to retrain these people to ensure they meet the country's standard of medical practice.

Some of these fresh doctors are retained in their houseman training postings for years, some even up to six years, because they cannot meet the standards. The compulsory housemanship is two years.

In view of this problem, the Malaysian Medical Council has issued letters to all heads of department in government hospitals where housemen are posted to open a file on each of them, containing information on the university they graduated from, their performance and shortcomings.

It is learnt that by the end of the year, the MMC and Health Ministry will nail down the sub-standard medical universities and tell them to buck up.
Kuala Lumpur Hospital's Medical Department head, Datuk Dr Jeyaindran Sinnadurai, said housemen come from 300 medical colleges all over the world. These colleges churn out 1,200 doctors a year and this number is expected to increase to almost 2,000 next year.

"When they come back to work in Malaysia we have been forced to extend the period of housemanship from one year to two years in order to ensure the standard of medical practice is maintained in this country for the safety of our patients," he told the New Straits Times.

Dr Jeyaindran handles about 140 housemen a year and he noticed that some 15 per cent of them do not have enough experience to take down the medical history of patients.

"When they are taught to take the history properly and put the findings and various symptoms in a sequential order they can come to a proper diagnosis very rapidly," he said.

However, he added, this was seriously lacking in many new doctors because they have not been trained during their years in clinical exposure. Thus, during their housemanship training programme they needed to be retrained to do this properly.

"Because they have to be retrained, some of their postings are extended," he said.

Dr Jeyaindran has come up with a syllabus where a house officer must have core knowledge and experience before he leaves for his next posting.

"A houseman who comes in for training should be able to manage hypertension, asthma, diabetes and common medical emergencies appropriately based on current clinical practice guidelines, besides acquiring adequate generic skills," he added.

He said some were never taught this properly during their years in medical school and hence they were taught and assessed in a fair and objective manner during their training.

"We want doctors to examine patients properly and not take notes from the nurses' chart.

"We also do not want doctors to be over-dependent on investigative procedures which is time-consuming and expensive.

"One loses the ability to use clinical acumen to make judgment when he becomes too dependent on procedures for a result and diagnosis," said Dr Jeyaindran.

He also expressed great concern that some house officers were not able to perform even the most common procedures such as setting up an intravenous line, central line, and inserting a chest tube.

There have been complaints from patients that there were housemen who cannot even draw blood for a blood test and had to seek the help of nurses.

"Miscommunication with patients can also lead to a lot of problem and this we have encountered with housemen," he said.

"To be a good doctor it is not how much knowledge you have... it is clinical acumen and the skills developed in treating a patient.

"Medicine is not black and white but lots of grey in between and in order to identify the grey areas the only way is the more you see, the more you do, the more you understand," he added.

Dr Jeyaindran said housemen have become something like a production line.

"They come, they take some history of patients and go away.

"They never come back to check whether their diagnosis of the patient was correct or wrong," he added.

Monday, January 26, 2009

Palestin...Apa Yang Dapat Kami Bantu

Sebenarnya kisah Palestin tenggelam dan timbul kerana banyak isu lain yang lebih diutamakan di dalam akhbar-akhbar dan media massa. Sehinggalah beberapa hari ini Israel semakin mengganas dan membunuh lebih 300 orang Palestin.

Apa hebatnya Palestin sehingga semua umat Islam perlu mengambil cakna kepadanya?

Palestin dianggap tanah suci umat Islam berdasarkan firman Allah swt yang bermaksud :

"Wahai kaumku! Masuklah kamu ke tanah suci yang telah Allah swt perintahkan bagi kamu sekalian."
(Surah al-Maidah : ayat 21)


Palestin adalah tanah yang diberkati Allah. Firman Allah swt yang bermaksud :

" Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada satu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsa yang telah kami berkati di sekelilingnya.
(Surah al-Isra' : ayat 1)

Firman-Nya lagi yang bermaksud :

" Dan telah Kami tundukkan untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintah-Nya ke negeri yang telah Kami memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu."
(Surah al-Anbia' : ayat 80)

Di tanah itu terdapat Masjid al-Aqsa yang merupakan kiblat umat Islam yang pertama sebelum ditukar ke Masjidil Haram menghadap Kaabah. Rasulullah saw telah bersabda yang bermaksud :
" Tidak digalakkan mengambil berat dalam pengembaraan kecuali kepada 3 masjid : Masjid al-Haram, masjid ini (Masjid Nabawi) dan Masjid al-Aqsa." (Riwayat Bukhari, Muslim, Ibnu Majah dan Abu Daud)

Di bumi ini, terdapat ramai pesuruh Allah swt yang diutuskan di antaranya adalah Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Ishak dan Nabi Luth. Di sini juga adalah bumi Nabi Muhammad saw diisra'kan.

Allahu... Allah...



Bangunlah Wahai Pahlawan Islam

Bumi ini pernah diperintah oleh Kristian selama beberapa ketika dan akhirnya jatuh ke tangan pahlawan Islam yang terkenal iaitu Salahuddin al-Ayyubi, seorang pemuda bangsa Kurdi, bukan berbangsa Arab. (Sesiapa yang berjuang di atas nama Islam, pasti Allah akan tingkatkan darjatnya)

British telah mengisytiharkan penubuhan negara haram Yahudi menerusi Perjanjian Balfour pada 2 November 1917 dan mendapat persetujuan Amerika Syarikat pada 31 Ogos 1918.

Pelajar Melayu yang belajar di Mesir pernah berjuang dengan menubuhkan Persekutuan Putera-Putera Semenanjung (PPS) yang kemudiannya ditukar nama kepada Persekutuan Melayu Mesir (1952) dan akhirnya nama yang terakhir adalah Persekutuan Melayu Republik Mesir, PMRAM (1971) bersama-sama kerajaan Mesir pada masa itu untuk memerangi tentera Israel yang bergabung dengan Perancis dan British. Pada 29 Oktober 1956, di atas semangat persaudaraan Islam, PMRAM telah menyertai tentera Mesir memerangi tentera musuh hingga ke perbatasan Suez. Para pelajar yang tidak berkeupayaan menyertai jihad ini telah memberi sumbangan dengan menderma darah. Golongan siswi pula tidak ketinggalan memberikan sumbangan menerusi khidmat menjahit pakaian tentera.

Mereka Saudara Kita

Dan kini bumi Palestin telah digemparkan sekali lagi dengan peristiwa pembunuhan yang seolah-olah tidak akan sampai ke penghujungnya sehinggalah Yahudi melalui Israel Zionis menguasai setiap inci tanah Palestin. Namun yang perlu kita fikirkan adalah nasib saudara-saudara seIslam yang terkorban dan al-Aqsa di bawah penguasaan Israel Zionis.

Apa yang dapat kami bantu wahai saudaraku...

1. Sekiranya anda seorang guru, ustaz, penceramah, rakan-rakan yang sedar dan cintakan saudara seIslam serta al-Aqsa, sampaikanlah kepada mereka akan kepentingan Palestin, Masjidil Aqsa serta semaikan di jiwa mereka kisah pahlawan Islam dan penderitaan saudara kita di sana. Sesungguhnya kita ini disatukan dengan kalimah La ila ha illaAllah.

2. Sekiranya anda berkemampuan dari segi kewangan maka bolehlah menderma di sini.

3. Sampaikan berita-berita terkini mengenai Palestin dan umat Islam di negara lain melalui emel, YahooGroup, SMS, MMS, majalah dan sebagainya sebagai medium penyampaian untuk memberi kesedaran kepada umat Islam dan rakyat Malaysia tentang penderitaan rakyat Palestin.

4. Anda boleh berusaha untuk memboikot barangan atau pengeluar yang membantu Israel dalam membangunkan ekonomi dan membunuh umat Islam di Palestin.



5. Sekiranya anda seorang penulis, wartawan, kolumnis atau seorang yang mempunyai kesedaran tentang pentingnya menyelamatkan tanah Palestin, al-Aqsa dan umat Islam, silalah untuk menulis surat, menulis artikel dan petisyen. Mudah-mudahan dengan usaha ini, ada di antara mereka yang berkuasa dan benar-benar sayangkan Islam akan memanjangkannya kepada pihak atasan, kedutaan dan lebih dari itu, OIC.

6. Sekiranya anda seorang penulis blog, admin web, pereka grafik yang kreatif membuat widget, bolehlah memaparkannya di blog dan web masing-masing. Anda disarankan juga untuk memakai baju "Bebaskan Palestin".

7. Jangan lupa untuk mendoakan mereka di Palestin, juga untuk para pejuang Islam yang sedang berjuang di negara masing-masing.

Mudah-mudahan dengan usaha kecil kita ini dapat meringankan beban penderitaan umat Islam di Palestin. Dan Allah memandang kita sebagai Muslim yang telah berusaha untuk membantu saudara-saudaranya...InsyaAllah.

Sumber Rujukan :

1. Professor Madya Dr Mohsen M Salleh, Isu Palestin, Latarbelakang dan Kronologi Perkembangannya sehingga tahun 2000, 2001, Fajar Ulung, Kuala Lumpur.

2. Abdullah Nasir Ulwan, Pejuang Pembaharuan Salahuddin al-Ayyubi, Cetakan Pertama 1999, Darul Nuqman,
Kuala Lumpur

3. Ibnu Ismail, Nostalgia Syuhada' Palestin. Cetakan Pertama 2003, al-Qassam Library, Pahang.

Monday, January 12, 2009

Coretan Pertama 2009...

Assalamualaikum n Happy New Year..

Even dh agk terlmbt..baru skrg ada kesempatan nk mencoretkan sesuatu..
agak busy dh masuk 2nd term ni..ade 3 exam sblm saya menamatkan 1st year MBBS ni..bermula dgn 2nd seasonal bermula 9 Feb..diikuti 3rd seasonal pd 4 May dan penamat 1st year iaitu University Exam pd 25 May..dan yg paling penting masa utk pulang ke tanah air InsyaAllah pd 15 Jun..

So azam tahun baru semoga semuanya berjalan mengikut jadual..jgn ada yg tersangkut kt mana2..doakan saya berjaya menghadapi cabaran yg semestinya lebih mencabar pd tahun 2009 ini..

"What so ever you go, go with all your heart"

"What my mind believe, my body can achieve"